May 13, 2022

Jatuh Bangun

Jatuh Bangun

Tema yang diberikan Tuhan bagi kita tahun ini adalah “Reconcile and Restored.” Jika kita berbicara tentang rekonsiliasi, tidak bisa terlepas dari pemberesan dosa. Karena yang memisahkan kita dari Tuhan adalah DOSA. Selama kita terus menerus jatuh bangun di dalam dosa, bagaimana rekonsiliasi bisa terjadi?

MENGAPA ADA BANYAK ANAK-ANAK TUHAN JATUH BANGUN DALAM DOSA?

KARENA MERINGANKAN DOSA. MENGAPA SAMPAI MERINGANKAN DOSA? KARENA PENGERTIAN-PENGERTIAN YANG KURANG PAS. SERINGKALI DIKATAKAN BAHWA BERBUAT DOSA ADALAH HAL YANG NORMAL SEBAB KITA MASIH HIDUP DALAM DAGING.

TIDAK APA-APA BERBUAT DOSA KARENA TUHAN SELALU MENGAMPUNI. KESELAMATAN TIDAK BISA HILANG. SEKALI DISELAMATKAN, TETAP SELAMAT MESKIPUN BERBUAT DOSA. BERBUAT DOSA ADALAH NORMAL KARENA MASIH HIDUP DALAM DAGING.

Pandangan seperti ini membuat kita meremehkan dosa. Membuat kita merasa nyaman- nyaman saja berbuat dosa, membuat kita tidak merasa bersalah ketika melakukan dosa, membuat kita memanjakan daging dan menuruti hawa nafsu. Membuat kita lemah terhadap kedagingan, padahal Tuhan Yeshua mengatakan bahwa kita harus ‘keras’ terhadap daging. Karena itu, daging harus disalibkan, keinginan daging harus disangkal, dilawan; bukan dituruti atau diikuti. Harus mengatakan ‘tidak’ terhadap dosa, bukannya ‘tidak apa-apa, sekali-sekali’.

Baca 1 Yohanes 3: 1-9

Ayat-ayat ini mengatakan bahwa sebagai anak-anak Elohim, kita tidak layak berbuat dosa. Sebagai anak-anak Elohim, kita harus serupa dengan Tuhan Yeshua sebagai teladan kita. Tuhan Yeshua tidak berbuat dosa. Jadi, artinya bagi anak-anak Elohim tidaklah normal/ tidak wajar untuk berbuat dosa. Kita harus mematikan daging dan keinginannya.

 

TIDAK APA-APA BERBUAT DOSA, KARENA TUHAN SELALU MENGAMPUNI

Tuhan memang penuh pengampunan dan belas kasihan. Namun, bila kita dengan sengaja berbuat dosa, kita harus menanggung hukumannya. Karena hal itu sama dengan kita menghina pengorbanan Tuhan Yeshua di atas kayu salib (Ibrani 10: 26-30, ILT).

Jika terus menerus berbuat dosa, ada hukuman yang harus ditanggung, ada ganjaran Tuhan yang harus diterima. Alangkah baiknya kita cepat bertobat dan membereskan dosa terhadap Tuhan. Seperti rasul Paulus katakan dalam 1 Korintus 5: 5, diserahkan kepada iblis supaya meskipun tubuhnya binasa, tetapi jiwanya diselamatkan.

KESELAMATAN DI DALAM TUHAN YESHUA TIDAK BISA HILANG

SEKALI DISELAMATKAN, KITA AKAN TETAP SELAMAT MESKIPUN BERBUAT DOSA.

Jika ada pandangan yang mengatakan bahwa rasul Paulus mengatakan demikian, itu sangat aneh karena rasul Paulus sendiri mengatakan bahwa dia harus berhati-hati dengan hidupnya supaya dia tidak sampai ditolak setelah berkotbah kepada yang lain (1 Korintus 9: 27).

Firman Tuhan dalam Filipi 2: 12b mengatakan supaya kita mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar. Artinya, kita belum menerima keselamatan itu sepenuhnya. Kita masih harus mengerjakannya. Apabila kita gagal di tengah jalan dalam mengerjakan keselamatan kita, maka keselamatan itu akan hilang dari hidup kita, dengan kata lain, kita tidak diselamatkan.

Selain itu, ada hal lain lagi yang bisa membuat kita kehilangan keselamatan, yaitu apabila kita menghujat atau menentang Roh Kudus (Markus 3: 29).  Namun, siapa yang menghujat Roh Kudus, dosanya tidak akan pernah dihapuskan, melainkan akan mengalami hukuman kekal. Mereka yang menghujat Roh Kudus, artinya terus melawan Roh Kudus dan tidak mau bertobat akan mendapat hukuman kekal, seperti Ananias dan Saphira. (Kis. 5: 3-10).

JADI, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN? Kita harus sungguh-sungguh serius menanggapi tentang dosa ini. Kita harus menyadari bahwa dosa bukanlah hal yang normal bagi anak-anak Tuhan. Tidak normal seorang anak Tuhan berbuat cabul, tidak wajar anak Tuhan berbohong, tidak wajar anak Tuhan memaki (berkata kotor), tidak wajar anak Tuhan korupsi, iri, benci, dendam, dan sebagainya. Berusahalah melepaskan diri dari ikatan dosa.

Bagaimana caranya?

  1. Datang kepada Tuhan sebagai terang yang menerangi kegelapan
  2. Banyak membaca Firman Tuhan
  3. Harus ada kemauan kuat
  4. Berdoa dan berpuasa
  5. Mintalah pelayanan kelepasan
  6. Mintalah pertolongan Roh Kudus dengan sungguh-sungguh

Semoga kita terus maju di dalam Tuhan dan tidak jatuh bangun terus di dalam dosa.