June 11, 2023

Dia Yang Satu dan Menyatu

Dia Yang Satu dan Menyatu

Belajar kebenaran firman Tuhan, bukan sekadar sebagai pengetahuan, melainkan kita juga harus mengalami firman-Nya, seperti belajar huruf ibrani. Huruf ibrani diawali dengan “Alef” (א). Setiap huruf ibrani mempunyai arti tentang kehidupan. Huruf-huruf yang tersusun menjadi satu kata mempunyai arti dan setiap kalimat pun juga mempunyai arti. Ada rahasia-rahasia atau kode-kode yang terdapat dalam huruf ibrani.

Huruf Ibrani “Alef” (א)       

Huruf pertama adalah “Alef” (א). Gematria berjumlah satu (tidak terbagi), yang menunjukkan simbol GOD’s ONEness and MASTERY. Menunjukkan bahwa Tuhan itu Esa (satu). Tuhan tidak terbagi dan satu-satunya (Absolute Monotheism). Tuhan juga unik (tidak ada pembanding, hanya Dia).  Huruf “Alef” (א) dekat dan berhubungan dengan Aluph, memiliki arti penguasa, kepala, raja, tuan, jenderal, creator & master of the universe, Mahakuasa.

Huruf pertama ”Alef” (א) menggambarkan kekekalan Tuhan. Satu huruf yang terdiri dari 3 komponen, yaitu yud (10), vav (6), dan yud (10) total 26. Gematria 26 adalah tetragrammaton atau Nama Bapa YHWH (YUD HEY VAV HEY), artinya Bapa YHWH ada sejak dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya (kekal dan bukan ciptaan).

Huruf pertama ‘Alef’ (א) memiliki pengertian rohani, yaitu huruf pertama dari 10 perintah. Ketika Tuhan datang ke Sinai, Kel. 20:2 ILT ”Akulah YHWH, Elohimmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan” (A-no-ki YHWH e-lo-he-ka a-ser ha-wa-se-ti-ka me-e-res mis-ra-yim mib-bet-a-ba-dim). Dalam huruf Alef (א), terdapat Yud di atas, gambaran Tuhan turun ke bumi dan Yud yang di bawah, gambaran tangan Musa yang menerima Torah dan harus naik, sedangkan huruf vav menggambarkan salib (paku). Kita dijadikan satu dengan Tuhan (dipakukan). Inilah dasar kekristenan, yaitu kasih karunia (hubungan). Kita bisa menyatu dengan Pencipta melalui salib (Tuhan Yeshua). Tuhan telah turun dan merendahkan diri-Nya untuk memberikan Torah dan Roh Kudus, supaya kita bisa naik (dikuduskan) untuk memiliki hidup yang menyatu dengan Tuhan.

Huruf pertama ”Alef” (א) juga berarti kesatuan. Bersatunya Tuhan dengan Torah dan bangsa Israel. Tuhan sebagai sumber segala hidup. Torah berisi hikmat Tuhan/pikiran Tuhan dan bangsa Israel sebagai alat untuk menyatakan terang dan hikmat Tuhan yang benar kepada dunia (Kis. 2 dan 10).

Kesatuan kita dengan bangsa pilihan (Goyim mesianik dan Yahudi mesianik), akan menyatakan kebesaran dan kemuliaan Tuhan (Efesus 2:14-15). Juga akan menghasilkan berkat pelipatgandaan dan kuasa Tuhan yang sangat besar (Im. 26:8, ILT). Kita sebagai tubuh Tuhan jangan terpecah-pecah, tetapi harus menjadi satu.

Keuntungan kesatuan yang pertama, akan mendapatkan kuasa yang besar untuk mengalahkan masalah dan persoalan yang terjadi di bumi. Keuntungan kesatuan yang kedua, ketika berdoa bersama-sama (Kej. 18:32b). Dalam tradisi Yahudi, mereka berkumpul untuk berdoa bersama harus memenuhi jumlah 10 orang (disebut minyan).

Contoh Kesatuan     

  1. Kesatuan dengan bangsa pilihan dalam Kitab Perjanjian Lama, contoh Rahab dan Ruth. Rahab mewakili kita (Goyim) dan 2 pengintai mewakili bangsa Israel. Rahab dikenal sebagai pelacur. Rahab mendengar dan belajar tentang politik sehingga tahu bahwa bangsa Israel akan menyerang Yerikho dan akan mengalami kekalahan. Selain, mendengar dan belajar tentang politik, Rahab juga mendengar cerita tentang siapa Tuhan yang disembah oleh bangsa Israel. Tuhan yang Mahakuasa, tidak terbatas, satu-satunya Tuhan yang harus disembah dan dilayani. Rahab memilih dengan benar untuk berpihak kepada Israel dan sesembahan-Nya (Yos. 2:9-11). Arti nama, Rahab (Rachav) adalah lebar, tanpa pembatas, semua boleh. Namun, ketika Rahab memilih untuk mengikuti Tuhan yang disembah oleh bangsa Israel, dia harus menaati Torah (jalan sempit). Dalam Torah ada 613 aturan, yang diringkas dalam 10 perintah Tuhan, dan diesensikan menjadi 2 perintah, yaitu mengasihi Bapa dan mengasihi sesama (Shema).
  2. Kesatuan yang digambarkan dengan tallit (Bil. 15:39 ILT). Tuhan memerintahkan bangsa pilihan untuk membuat tallit dengan tzit-tzit yang melambangkan 613 perintah. Ketika mereka memakai tallit, akan ingat dan melakukan perintah-perintah Tuhan. Sama halnya dengan kita sebagai orang percaya, yang sudah mengetahui kebenaran, tetapi lebih memilih untuk menuruti keinginan hati dan mata (menolak perintah Tuhan), kita juga sama dengan pelacur (jalan lebar).

Melalui dua contoh di atas, Tuhan menasihatkan supaya memilih jalan yang sempit (Mat. 7:13-14). Jalan yang sempit akan membuat kita mendapatkan yang terbaik sehingga mencapai tujuan hidup yang Tuhan tetapkan.

Kedalaman arti kata, Rachav (lebar), jika penulisan huruf dibalik, artinya menjadi: cherev (pedang). Bila huruf e diganti menjadi a = Charav (binasa, hancur), dan Chaver (kawan). Berdasarkan huruf-huruf tersebut dapat diartikan bahwa Rahab, bila lebih memilih pedang untuk melawan bangsa dan Tuhan Israel, dia akan mengalami kehancuran bersama keluarganya. Namun, Rahab memilih untuk berkawan dan bersatu dengan bangsa Israel, menyembah Tuhan yang disembah oleh bangsa Israel (Bapa YHWH) sehingga Rahab bersama keluarganya selamat.

Kesimpulan

Tuhan memanggil kita (umat-Nya) sebagai utusan Tuhan di akhir zaman untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yeshua dan menyadari bahwa kerja sama dengan First Fruit of Zion bagian untuk menggenapi Ef. 2:14-15 dan Roma 15:27b.