{"id":8338,"date":"2025-03-04T02:58:00","date_gmt":"2025-03-03T19:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/?p=8338"},"modified":"2025-03-04T05:27:07","modified_gmt":"2025-03-03T22:27:07","slug":"ga-pa-pa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/?p=8338","title":{"rendered":"GA-PA-PA"},"content":{"rendered":"<style type=\"text\/css\"><\/style>\n<p>\u2728Cucu saya yang kecil sangat peka dengan suara\u00b2 yang keras dan asing.<br>Suatu kali ketika sedang dititipkan di rumah saya, turun hujan yang sangat deras disertai dengan petir dan suara halilintar yang keras, dia berlari memeluk saya sambil memegang dada-nya dan berkata : \u201c \u2026pa\u2026pa, pa\u2026pa\u201d.<br>Maksudnya dia mau berkata \u201cga-papa (tidak apa-apa)\u201d tetapi karena kosakata-nya masih terbatas, jadi yang keluar hanya kata : \u201c \u2026pa\u2026pa\u201d.<br>Bukan hanya ketika mendengar suara halilintar, jika dia mendengar suara tokek, dia juga akan melakukan hal yang sama. Intinya, jika ada sesuatu yang membuat dia kaget atau takut, dia akan memegang dadanya sambil berkata :<br>\u201c pa\u2026pa, pa\u2026pa\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2728Hal ini kelihatannya sederhana, tetapi saya belajar sesuatu dari hal ini.<br>Ketika kita mengalami badai dalam kehidupan ini, maka yang harus kita lakukan adalah berlari kepada Tuhan sambil berkata kepada diri kita sendiri \u201ctidak apa-apa\u201d \u2013 \u201cit\u2019s ok\u201d\u2026..<br>Ternyata berbicara seperti itu kepada diri sendiri ini cukup penting, karena jiwa yang tenang akan berdampak positif.<\/p>\n\n\n\n<p>\ud83d\udcd6<strong>I Petrus 4:7<\/strong><br><em>\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa<\/em><br>Dengan pikiran dan jiwa yang tenang kita dapat lebih fokus untuk berdoa, karena tidak mungkin kita berdoa dengan pikiran yang kacau dan kalut.<\/p>\n\n\n\n<p>\ud83d\udcd6<strong>Mazmur 116:7<\/strong><br><em>Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab YHWH telah berbuat baik kepadamu.<\/em><br>Jika kita memilih untuk tidak tenggelam pada masalah dan penderitaan tapi memutuskan untuk memandang kepada Tuhan dalam keadaan apapun, kita dapat menyerukan hal ini.<br>Kita akan tetap melihat kebaikan Tuhan dalam setiap keadaan yang harus kita lewati.<\/p>\n\n\n\n<p>\ud83d\udcd6<strong>Mazmur 43:5<\/strong><br><em>Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku ?<\/em><br><em>Berharaplah kepada Tuhan ! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Tuhanku.<\/em><br>Dengan tenang, kita tidak putus asa dan memiliki pengharapan di dalam Tuhan, bahkan Tuhan akan memberi kekuatan untuk mengucap syukur.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2728Jika hari ini kita dalam masalah, katakan kepada diri kita <em>\u201cga-papa, it\u2019s ok\u201d<\/em> dan datang kepada Tuhan.<br>Karena &#8220;Hanya pada Tuhan saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku.&#8221; <strong>(Mazmur 62:6)<\/strong><br>&#8220;Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.&#8221; <strong>(Filipi 4:13).<\/strong><br>Atau dengarlah apa kata Nahum, &#8220;YHWH itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya&#8221; <strong>(Nahum 1:7).<\/strong><br>Dan tidak ada satupun yang tidak bisa dilakukan Tuhan, tiada yang mustahil bagiNya.<strong> (Lukas 1:37)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetap semangat, Tuhan Yeshua memberkati \ud83d\ude4f<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u2728Cucu saya yang kecil sangat peka dengan suara\u00b2 yang keras dan asing.Suatu kali ketika sedang dititipkan di rumah saya, turun hujan yang sangat deras disertai dengan petir dan suara halilintar yang keras, dia berlari memeluk saya sambil memegang dada-nya dan berkata : \u201c \u2026pa\u2026pa, pa\u2026pa\u201d.Maksudnya dia mau berkata \u201cga-papa (tidak apa-apa)\u201d tetapi karena kosakata-nya masih&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8342,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[72],"tags":[],"class_list":["post-8338","post","type-post","status-publish","format-image","has-post-thumbnail","hentry","category-devotion","post_format-post-format-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8338"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8340,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8338\/revisions\/8340"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}