{"id":7976,"date":"2023-08-20T21:50:00","date_gmt":"2023-08-20T14:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/?p=7976"},"modified":"2025-01-10T18:26:13","modified_gmt":"2025-01-10T11:26:13","slug":"pelayanan-jemaat-mula-mula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/?p=7976","title":{"rendered":"Pelayanan Jemaat Mula-mula"},"content":{"rendered":"<style type=\"text\/css\"><\/style>\n<pre class=\"wp-block-verse\">Ps. Ir. Lokky S. Tjahja<\/pre>\n\n\n\n<p>Setelah Tuhan Yeshua wafat dan naik ke surga, Roh Kudus dicurahkan dan muncul jemaat mula-mula. Rencana awal Tuhan adalah menjadikan jemaat mula-mula menjadi jemaat Mesianik. Pada abad 2-3 jemaat mula-mula diselewengkan menjadi jemaat Konstantin. Bangsa pilihan yang awalnya adalah jemaat mula-mula menjadi jemaat Yudaisme (Yudaisme pada masa sebelum dan sesudah Tuhan Yeshua bangkit, berbeda). Pada waktu-Nya, kita (yang dulu jemaat Konstantin) terus diubahkan di dalam Tuhan Yeshua dan jemaat Yudaisme menjadi percaya kepada Tuhan Yeshua, akan disatukan menjadi jemaat Mesianik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pelayanan Jemaat Mula-Mula<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Pelayanan meja (pelayanan sehari-hari\/diakonia) (<strong>Kis. 6:1<\/strong>). Atau lebih dikenal dengan sebutan pelayanan kasih atau pelayanan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Pelayanan firman Elohim (<strong>Kis. 6:2<\/strong>). Pelayanan yang bukan sekadar belajar filsafat dan pengetahuan, melainkan belajar dan memberitakan firman Elohim.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Pelayanan Doa (<strong>Kis. 6-4<\/strong>). Saat ini, banyak orang sudah meninggalkan doa, sehingga mereka kehilangan kuasa doa dalam kehidupannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pengertian <em>Holistic Ministry<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pelayanan sehari-hari atau pelayanan meja bila jemaat semakin bertumbuh dan berjumlah banyak, mereka juga harus mendapatkan perhatian lebih. Karena itu, dibutuhkan orang-orang yang bisa menangani pelayanan tersebut dengan baik. Pada masa itu contohnya, pelayanan terhadap janda-janda Yunani, yang bersungut-sungut terhadap janda-janda yang berbahasa Ibrani (<strong>Kis. 6:1<\/strong>). Pertambahan jumlah jemaat akan memerlukan orang-orang untuk melayani mereka. Pada saat itu, rasul-rasul sedang fokus untuk memberitakan injil dan berdoa sehingga mereka sudah tidak memiliki cukup waktu untuk menangani permasalahan yang terjadi (ay. 2).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pelayan yang dipilih bukan sembarang orang. Selain, yang sudah menjadi murid, para rasul juga harus memilih dengan teliti orang-orang yang terkenal baik, penuh Roh Kudus, dan hikmat (<strong>Kis. 6:3<\/strong>). Akhirnya terpilihlah 7 orang sesuai syarat yang ditetapkan oleh para rasul, antara lain Stefanus, yang penuh iman dan Roh Kudus (<strong>Kis. 6:5<\/strong>). Penuh hikmat, artinya sama dengan penuh firman karena hikmat berasal dari firman Tuhan (<strong>2 Tim. 3:15<\/strong>). <br><br>&nbsp; Setelah adanya penanganan yang jelas di dalam setiap pelayanan meja maupun pelayanan firman dan doa, Tuhan akan memberkati dengan pelipatgandaan (<strong>Kis. 6:7<\/strong>). Ada yang melayani meja, ada yang melayani firman dan doa sehingga pelayanan akan terus berkembang. Karena itu, harus orang-orang yang tepat berada di tempatnya masing-masing dan memenuhi syarat sebagai seorang pelayan Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah adanya penanganan yang jelas di dalam setiap pelayanan meja maupun pelayanan firman dan doa, Tuhan akan memberkati dengan pelipatgandaan (Kis. 6:7).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7977,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-7976","post","type-post","status-publish","format-image","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","post_format-post-format-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7976"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7976\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8202,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7976\/revisions\/8202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}