{"id":5701,"date":"2022-03-27T15:43:00","date_gmt":"2022-03-27T08:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bukitzion.com\/?p=5701"},"modified":"2022-11-02T14:04:36","modified_gmt":"2022-11-02T07:04:36","slug":"mujizat-kuasa-surgawi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/?p=5701","title":{"rendered":"Mujizat Kuasa Surgawi"},"content":{"rendered":"<style type=\"text\/css\"><\/style>\n<pre class=\"wp-block-verse\">oleh : Ps. Jonathan Wantoro\n\n<\/pre>\n\n\n\n<p>Peristiwa mujizat menjadi bagian dari perjalanan pelayanan Tuhan Yeshua di bumi. Pelayanan Tuhan Yeshua adalah pelayanan Kerajaan Surga, yaitu membawa dan menyatakan kuasa Kerajaan Surga (1 Korintus 4: 20). Karena kerajaan TUHAN itu bukannya terdiri (berwujud) atas perkataan, melainkan atas kuasa (<em>God&#8217;s kingdom isn&#8217;t just a lot of words<\/em>. &nbsp;<em>It is power<\/em>, CEV).<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kerajaan Surga tidak mengarahkan pandangan ke hal-hal duniawi, misalnya makan dan minum (berkaitan dengan kepuasan daging) (Roma 14:17). Namun, fokus kerajaan surga adalah<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Kebenaran, yaitu firman Tuhan dan janji-janji TUHAN.<\/li><li>Damai sejahtera, yaitu hubungan sesama manusia yang dirindukan semua orang.<\/li><li>Sukacita, yaitu suasana hidup yang menjadi dambaan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Yang semuanya dikerjakan oleh kekuatan supranatural dari TUHAN, yaitu ROH KUDUS (Yohanes 18: 36).<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah-langkah untuk mengalami kuasa Kerajaan Surga, dalam peristiwa orang lumpuh yang disembuhkan (Matius 9: 1-8):<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Harus ada kesatuan hati<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>\u201cMaka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yeshua melihat <em>iman mereka,<\/em>\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mendapat pengampunan dari TUHAN<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>\u201c\u2026 berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.\u201c&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201c<em>Cheer up, son. I forgive your sins&#8221;<\/em> (versi The Message). Pengampunan adalah bentuk dari anugerah TUHAN.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Selalu siap dan mengabaikan gangguan, yang bisa datang dari dalam diri sendiri dan dari orang lain.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>\u201cMaka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: &#8220;Ia menghujat TUHAN.\u201d Namun,Yeshua mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: \u201cKamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: \u201cDosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?\u201d\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan Yeshua dengan tegas menyatakan otoritas-Nya bahwa mengampuni dosa dan menyembuhkan adalah milik-NYA, milik kerajaan surga, otoritas kerajaan surga. Dan, semuanya adalah kehendak TUHAN.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNamun supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.\u201d Lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!\u201c<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cWell, just so it&#8217;s clear that I&#8217;m the Son of Man and authorized to do either, or both \u2026 Get up. Take your bed and go home&#8221;<\/em> (versi The Message).<\/p>\n\n\n\n<p>4). TUHAN Yeshua sudah menyatakan mujizat, hasilnya tergantung bagaimana kita menanggapinya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDan orang itu pun bangun lalu pulang\u201d (<em>And the man did it, The Message<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p>Bila kita memiliki kehidupan yang mengalami kuasa kerajaan surga, hidup kita akan menjadi dampak bagi lingkungan, sehingga Nama Tuhan Yeshua dimuliakan. \u201cMaka orang banyak yang melihat hal itu <em>takut <\/em>lalu <em>memuliakan<\/em> TUHAN yang telah memberikan kuasa sedemikian itu.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa mujizat menjadi bagian dari perjalanan pelayanan Tuhan Yeshua di bumi.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5702,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[85,100],"tags":[],"class_list":["post-5701","post","type-post","status-publish","format-image","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-maret","post_format-post-format-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5701"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7099,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5701\/revisions\/7099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/v6.bukitzion.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}